BOOK REVIEW : Critical Eleven

20 Juli 2015

Tiga menit pertama kritis sifatnya karena saat itulah kesan pertama terbentuk, lalu ada delapan menit sebelum berpisah—delapan menit ketika senyum, tindak tanduk, dan ekspresi wajah orang tersebut jelas bercerita apakah itu akan jadi awal sesuatu ataukah justru menjadi perpisahan. Dalam buku berjudul “Critical Eleven” ini, diceritakan 2 tokoh yaitu Ale dan Anya pertama kali bertemu dalam penerbangan Jakarta-Sydney. Tiga menit pertama Anya terpikat, tujuh jam berikutnya mereka duduk bersebelahan dan saling mengenal lewat percakapan serta tawa, dan delapan menit sebelum berpisah Ale yakin dia menginginkan Anya.

Kini, lima tahun setelah perkenalan itu, Ale dan Anya dihadapkan pada satu tragedi besar yang membuat mereka mempertanyakan pilihan-pilihan yang mereka ambil, termasuk keputusan pada sebelas menit paling penting dalam pertemuan pertama mereka. Diceritakan bergantian dari sudut pandang Ale dan Anya, setiap babnya merupakan kepingan puzzle yang membuat kita jatuh cinta atau benci kepada karakter-karakternya, atau justru keduanya.

Nah.. Sahabat PinguinFM, buku karangan Ika Natassa yang diterbitkan Gramedia Pustaka ini harganya juga terjangkau, hanya 79.000 rupiah. Jadi untuk Anda yang memang suka novel Metropop, buku ini sepertinya harus jadi salah satu koleksi Anda di minggu ini.




Pooling
Selain radio, dimana anda sering mendengarkan musik?

Spotify
TikTok
YouTube
Joox
lainnya
KEMBALI KE BALI
Tukad Arca
HEALTHY CORNER
4 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bisa Bikin Umur Panjang
KEMBALI KE BALI
Gatep Lawas
HEALTHY CORNER
Apa Itu Looksmaxxing? Tren Viral yang Bisa Bahayakan Mental
Kembali Ke Bali | Keliling Kawasan Heritage Gajah Mada Denpasar